Sahabat Pengunjung Goeboek Ilmu selamat barjumpa lagi.. Pada kesempatan ini saya akan memberikan penjelasan - penjelasan mengenai Materi Pengantar Manajemen yaitu Penjelasan Organisasi Fungsional.
Penjelasan Organisasi Fungsional
Dalam Organisasi fungsional, setiap manajer bertanggung jawab atas suatu fungsi tertentu, seperti fungsi produksi, fungsi pemasaran, fungsi pembukuan, dan lain sebagainya. Hal ini meliputi adanya manajer spesialis yang memiliki pengetahuan khusus terkait dengan keputusan - keputusan yang menyangkut fungsi dalam tanggung jawabnya. Bentuk organisasi fungsional ini bertujuan untuk mendapatkan manfaat dari pekerjaan - pekerjaan khusus dalam perusahaan berskala besar.
Organisasi fungsional memiliki potensi untuk mencapai efisiensi yang lebih besar kerena organisasi ini menggunakan masukan - masukan dari manajer spesialis dan pusat - pusat pertanggunjawaban fungsional pada tingkat bawah. Disamping ini, para pekerja dan para manajer spesialis akan saling bekerja sama dalam pelaksanaan suatu fungsi khusus untuk organisasi. Bentuk organisasi fungsional juga mungkin akan efisien karena unit fungsional yang lebih besar dapat memberikan keuntungan skala ekonomis.
Akan tetapi, bentuk organisasai fungsional ini memiliki kelemahan, yaitu bahwa efektifitas dari fungsi - fungsi yang terpisah tidak dapat ditentukan secara pasti. Sebagai contoh, jika seorang manajer fungsional bertanggung jawab atas pembuatan suatu produk, sedangkan manajer fungsional lain nya bertanggung jawab untuk memasarkan produk tersebut, maka akan sangat sulit untuk mengukur bagian dari keluaran bersama yang merupakan hasil dari usaha masing - masing manajer fungsional tersebut. Disamping itu, dalam organisasi fungsional, manajemen puncak harus merencanakan dan mengkoordinasikan kegiatan unit- unit fungsional, serta memecahkan masalah -masalah yang timbul di antara para manajer, yang akan semakin mempersulit pengendalian oleh manajemen puncak.
Dalam kaitannya dengan teori perilaku organisasi, bentuk organisasi fungsional memberikan peluang bagi seseorang untuk memuaskan kebutuhannya akan penghargaan (apresiasi) atas pengetahuan khusus yang dimilikinya, yang dimana hal ini merupakan aspek motivasi dalam sistem pengendalian manajemen. Namun menurut teori organisasi, bentuk organisasi fungsional memiliki kecendrungan menghilangkan pandangan karyawan akan tujuan bersama organisasi, khususnya pada organisasi sistem tertutup.
_*****_