9 September 2015

Definisi Organisasi Dan Cara Berprilaku dalam Organisasi

Hasil gambar untuk definisi organisasiOrganisasi merupakan kumpulan orang - orang yang bekerja secara bersama - sama untuk mencapai tujuan tertentu. Organisasi tercipta apabila beberapa orang bergabung secara bersama - sama untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. Lebih jelas lagi, organisasi adalah kumpulan orang yang bekerja dalam sistem pencarian tujuan.
Kerja dibagi diantara orang - orang tersebut dan kemudian dikoordinasikan untuk mencapai tujuan organisasi. Gagasan tentang organisasi telah lama ada. Chester Bernand mendefinisikan organisasi sebagai suatu sistem kegiatan yang dikoordinasikan secara sadar di antara dua orang atau lebih. Lebih lanjut, definisi yang berlaku saati ini mengartikan organisasi sebagai suatu entitas yang dianggap akan terus eksis melaksanakan berbagai fungsinya lewat kegiatan - kegiatan yang terkoordinasi oleh sekumpulan orang untuk mencapai tujuan tertentu.

Ada banyak teori mengenai bagaimana dan mengapa orang berpelilaku dalam organisasi, di antaranya adalah teori jenjang kebutuhan dan teori motivasi pencapaian.
Menurut teori jenjang kebutuhan, manusia mempunyai banyak kebutuhan dan keinginan, yang apabila satu kebutuhan telah terpenuhi maka manusia tersebut akan berusaha untuk memenuhi tingkat kebutuhan lain yang lebih tinggi. Pada setiap saat, seseorang akan berusaha memuaskan kebutuhan yang berbeda - beda, dimana kebutuhan ini akan menentukan tingkah laku manusia. Jenjang kebutuhan manusia bergerak mulai dari kebutuhan fisik dasar seperti seks, makanan dan tidur, sampai kebutuhan psikologis akan makanan yang lebih baik, gengsi dan status, serta kenikmatan hidup. Teori ini menyiratkan bahwa sistem pengendalian manajemen haruslah didasarkan pada keinginan manusia untuk memuaskan kebutuhannya, yang berbeda untuk setiap waktu , setiap kondisi, dan setiap individu. Manajemen senior mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berbeda dengan manajemen junior. Sistem pengendalian manajemen harus dirancang dengan memperhatikan berbagai kebutuhan tersebut, khususnya jika para anggota organisasi dituntut untuk mencapai tujuan organisasi dengan cara yang efektif dan efisien.
Sedangkan menurut teori motivasi pencapaian, bahwa seseorang dipengaruhi oleh keinginannya untuk berhasil (berprestasi), berkuasa, dan kebutuhan akan pergaulan. Teori ini menyiratkan bawha struktur imbalan dan hukuman dalam sistem pengendalian manajemen haruslah didasarkan pada motif - motif tersebut.

_*****_

Comments
0 Comments